img
Agenda Kegiatan
Fans Page

Ibadah Suluk 10 Hari di Pesantren Babussalam Ditutup dengan Berbuka Puasa Bersama

Dibaca: 239 kali  Selasa,20 Juni 2017 | 02:10:00 WIB
Ibadah Suluk 10 Hari di Pesantren Babussalam Ditutup dengan Berbuka Puasa Bersama

Penutupan dilakukan Tuan Guru Syekh H Ismail Royan selaku Mursyid Perwakilan Tharikat Naqsabandiyah Provinsi Riau. Selain Tuan Guru memimpin ibadah suluk, beliau juga dibantu oleh Khalifah  Aidrus bin Faqih Aban untuk bagian laki-laki dan Darni binti Zakaria petugas bagian perempuan. Keduanya berasal dari Besilam, Sumut.

Para jamaah suluk berasal dari banyak daerah dalam dan luar Riau. Selain Pekanbaru juga berasal dari Bengkalis, Kampar, Medan, Padang Sidempuan, Besilam dan Manado.

Disampaikan Tuan Guru kegiatan suluk sudah berjalan selama tujuh tahun di Pesantren Babussalam. Ritual ini bukan untuk kepentingan duniawi yang terkadang disalahpahami sebagian pihak.

Dijelaskan Tuan Guru, ada lima amalan pokok dalam bersuluk yakni menjaga wuduk agar selalu dalam keadaan suci. Lalu menjaga salat di awal waktu, di masjid dan berjamaah. Jamaah dilatih disiplin dengan hadir di masjid 30 menit sebelum waktu salat masuk.

Ketiga berzikir. Ibarat cermin yang harus selalu dilap agar tetap bersih, maka hati juga harus selalu dibersihkan dengan cara berzikir.

Keempat menjaga lidah dari berbicara yang sia-sia, palsu dan lainnya. Dan kelima menjaga perut dari makanan dan minuman yang diragukan kehalalan sifat dan sumbernya.

Tuan Guru juga memuji seorang jamaah yang biasa dipanggil Opung. Beliau sudah berusia 80 tahun dari Padang Sidempuan, Sumut, namun tetap bersemangat bersuluk ke Pekanbaru. "Ini mengajarkan bahwa kita harus istiqomah dalam beribadah," lanjut Tuan Guru.

Ajaran Tharikat Naqsabandiyah dibawa dan diajarkan Syekh Abdul Wahab Rokan pertama kali di daerah Kubu, Rohil sekarang, lebih seabad lalu. Kemudian pindah ke Besilam, Tanjungpura Sumut. Beliau belajar ilmu agama dan tharikat langsung kepada Syekh Sulaiman Zuhdi di Jabal Qubis, Arab Saudi, selama enam tahun.

Ajaran Naqsabandiyah mempunyai silsilah yang jelas dan ditulis dalam ijazah yang diberikan kepada jamaah suluk. Mulai dari Tuan Guru Syekh Hasyim Al-Syarwani, Tuan Guru Naqsabandiyah sekarang, Tuan Guru sebelumnya sampai ke Syekh Abdul Wahab Rokan, Salman Alfarisi, Abubakar Siddik hingga ke Rasulullah SAW.

Usai berbuka bersama dengan keluarga besar Pesantren Babussalam dilanjutkan salat Maqrib berjamaah. Kemudian makan nasi kebuli ala Arab bersama dan ditutup salat Isya serta Tarawih berjamaah.(*)

Keterangan Foto: Tuan Guru Syekh H Ismail Royan (tujuh dari kanan) foto bersama jamaah suluk usai salat Tarawih.

 

Tulis Komentar
Berita Terkait
  • Selasa,21 Februari 2017 - 10:48:00 WIB

    indah dan nyamannya uks sd babussalam

    indah dan nyamannya uks sd babussalam UKS di SD Babussalam Pekanbaru terdapat di lantai dasar gedung depan SD. Kondisinya bisa dibilang sangat memadai. Selain luas juga menyediakan lima tempat tidur dengan kasur busanya. Tampilannya jug
  • Sabtu,02 September 2017 - 06:16:00 WIB

    keluarga besar babussalam berqurban 1 kerbau, 16 sapi dan 4 kambing

     keluarga besar babussalam berqurban 1 kerbau, 16 sapi dan 4 kambing Pemotongan hewan qurban berlangsung Jumat, 10 Zulhijjah 1438 H atau 1 September 2017. Atau usai pelaksanaan Solat Idul Adha di Masjid Darussalam, kompleks Pesantren Babussalam. Pada Solat Id, Usta
  • Kamis,04 April 2013 - 11:12:00 WIB

    puncak haul ke-89 syech abdul rokan tahun 2013

    puncak haul ke-89 syech abdul rokan tahun 2013 Puncak peringatan Haul ke-89 Syech Abdul Wahab Rokan tahun 2013 berlangsung khidmat dan penuh dengan nuansa religius yang dipusatkan di Kampung Religi Besilam, Langkat, Sumatera Utara, Selasa 2 Apri
  • Selasa,10 Maret 2015 - 03:06:00 WIB

    tim hadrah babussalam bersiap membuat album sendiri

    tim hadrah babussalam bersiap membuat album sendiri Hadrah adalah satu kegiatan ekstrakurikuler bagi para santri Pesantren Babussalam Pekanbaru. Kini eksistensi tim kesenian islami ini mulai diakui dan berkembang. Selain mengisi acara di dalam dan lu