img
Agenda Kegiatan
Fans Page

Babussalam Peringati Hari Sumpah Pemuda, Stop Perbedaan yang Memecah

Dibaca: 67 kali  Minggu,29 Oktober 2017 | 12:15:00 WIB
Babussalam Peringati Hari Sumpah Pemuda, Stop Perbedaan yang Memecah

Keluarga besar Pesantren Babussalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 dengan upacara bendera di halaman parkir Masjid Darussalam. Ratusan santri mulai dari SD, SMP dan SMA mengikuti upacara dengan khidmat.

Bertindak sebagai pembina upacara yakni Ustad Khairul Fajri. Turut pula hadir para kepala SD, SMP dan SMA Babussalam beserta majelis guru.

Dalam amanatnya, Ustad Khairul Fajri membacakan sambutan dari Menpora RI Imam Nahrowi. Menpora mengatakan Ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dihasilkan 71 pemuda berbagai penjuru yang menyatu dalam Indonesia. Sekat perbedaan adat, budaya, bahasa dan agama bukan penghalang untuk bersatu. Ikrar yang menunggu 17 tahun kemudian baru terwujud lewat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pada 89 tahun lalu, masalah perbedaan bahasa, jarak dan waktu bukan jadi penghalang para pemuda dari berbagai organisasi berkumpul, berdiskusi dan sepakat dalam komitmen keindonesiaan. Bandingkan dengan saat ini. Dari transportasi dan komunikasi yang hanya bermodal jari telunjuk saking mudahnya, justru malah mudah terpecah belah.

Penebaran fitnah dan kebencian menular cepat memperlihatkan ada tembok tinggi tak kasat mata jadi pemisah. Untuk itu kita harus malu pada pemuda dahulu. Bapak Proklamator kita, Presiden Soekarno, pernah bilang jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda. Tapi warisilah api Sumpah Pemuda.

Pesan yang sangat mendalam. Mewarisi abu berarti berhenti berupaya saat Indonesia terbentuk. Mewarisi api artinya harus berani melawan semua upaya yang memecah kesatuan. Memutus ego yang meragukan keberagaman yang kita miliki. Harus berani mengatakan persatuan Indonesia di atas keagaamaan, suku bahkan golongan. Stop perdebatan yang memecah. Kita harusnya malu pada Bung Karno karena masih berkutat dalam hal ini.(*)

Ket Foto : Suasana upacara peringati Hari Sumpah Pemuda. Paskibra Pesantren Babussalam usai menjalankan tugasnya.

Tulis Komentar
Berita Terkait