img
Agenda Kegiatan
Fans Page

Pesantren Babussalam Mempererat Silaturrahim Ulama - Umara

Dibaca: 2095 kali  Senin,02 Februari 2015 | 08:55:00 WIB
Pesantren Babussalam Mempererat Silaturrahim Ulama - Umara

Dua iven penting dihelat keluarga besar Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru di awal tahun 2015. Pertama yang cukup monumental adalah peresmian Gedung Haji Ahmad Royan pada Jumat (2/1) malam dan kedua peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1436 H pada Sabtu (3/1) pagi.

Gedung indah berlantai dua tersebut syarat emosional bagi keluarga besar Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan selaku pengelola Pondok Pesantren Babussalam. Ini tidak lepas dari nama gedung yang diambil dari nama pendiri yayasan, pendiri pondok sekaligus orang tua dari keluarga Royan bersaudara. Lantai bawah gedung difungsikan untuk berbagai keperluan seperti ruang pertemuan, seminar atau menjamu tamu-tamu penting.

Sedang lantai atas gunakan sebagai ruang tawajuh Tharikat Naqsabandiyah. ''Peresmian gedung dilakukan oleh Tuan Guru Syekh Hasyim Al-Syarwani, tuan guru Naqsabandiyah Basilam Langkat, Sumatera Utara,'' ungkap Syekh H Ismail Royan, pimpinan Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momen penting bagi Pondok Pesantren Babussalam. Karena ini menjadi wadah silaturrahim internal pondok dengan berbagai kalangan mulai dari ulama, umara, tokoh masyarakat maupun masyarakat umum. Lebih dari seribu orang hadir. Termasuk di antaranya Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto, Dandim 0301 Letkol M Ilyas, dan Sekko Pekanbaru Sukri Harto.

Dari tokoh masyarakat Riau tampak Bapak Azaly Johan, Prof Suwardi MS, Ahmad Bebas, Ibu Roslaini Suko dan Septina Primawati Rusli. Dari ulama antara lain Dr H Amiruddin MS (penceramah) dan Ketua MUI Medan Prof Dr H Muhammad Hatta. Tak ketinggalan pula ratusan Mursyid Tharikat Naqsabandiyah dari Rokan Hulu, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar dan Pekanbaru. Ini memperlihatkan kerukanan sekaligus eratnya silaturrahim antara ulama, umara dan masyarakat.(*)
 

Tulis Komentar
Berita Terkait