Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Selasa, 17 Februari 2026 | 29 Sya’ban 1447 H | Dibaca : 106 Kali
Gelar Acara Tepuk Tepung Tawar untuk Selamatan Pernikahan dan Keturunan Baru
USAI acara menyambut bulan suci Ramadhan, dilanjutkan dengan kegiatan Tepuk Tepung Tawar. Kali ini kegiatan berkaitan dengan pernikahan dan kelahiran di keluarga besar Pondok Pesantren Babussalam.
Ada dua pernikahan yang terjadi dalam beberapa waktu belakang. Yakni pernikahan Ustazah Hj Dwi Indril Agustina SPd dengan April Noldi Fitra. Ustazah Dwi merupakan Kepala TK Babussalam.
Kedua adalah Ustaz Khairul Akmal SPd dengan Ustazah Novia Fariha SPd. Ini merupakan perhelatan sesama ordal alias orang dalam. Ustaz Khairul Akmal bertugas di unit SMA. Sedang Ustazah Novia Fariha bertugas di SMP.
Kemudian yang mendapatkan zuriyat atau keturunan ada dua guru. Pertama adalah pasangan guru SD, Ustazah Hermanelly SPd dengan Yudi Mulia. Putri mereka diberi nama Yumna Almahyra Shaumi Mulia.
Kedua, pasangan dari unit SD juga. Yakni Ustaz Zainal SPd dan Elisa Harahap yang diberkahi keturunan laki-laki dan diberi nama Zaidan Elshaka.
Kegiatan tepuk tepung tawar dilakukan perdana oleh Tuan Guru Syekh H Ismail Royan dan Umi Hj Yuyun Suhaira. Selanjutnya oleh masing-masing kepala sekolah dan perwakilan guru atau karyawan.
Tepuk tepung tawar adalah upacara adat warisan masyarakat Melayu (terutama di Riau dan Kepulauan Riau) yang bertujuan memohon berkah, keselamatan, doa restu, dan rasa syukur. Ritual ini dilakukan dengan memercikkan air tepung tawar dan menaburkan beras kuning ke tangan serta bahu orang yang didoakan. Biasanya dilakukan pada acara pernikahan, khitanan, mendapatkan anak atau penyambutan tamu kehormatan.(*)