Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Rabu, 13 Mei 2026 | 26 Zulqaidah 1447 H | Dibaca : 5 Kali
Alhamdulillah, Siswa Kelas 9 Telah Menyelesaikan Semua Rangkaian Ujian
SANTRI kelas 9 SMP Babussalam telah menyelesaikan ujian praktik pondok sebagai bagian dari rangkaian akhir evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini telah berlangsung pekan lalu, tepatnya Sabtu, 2 Mei hingga Rabu, 6 Mei 2026.
Ujian praktik ini menjadi salah satu tahapan penting. Sebelumnya para santri sudah menyelesaikan Ujian TKA, ujian semester, serta ujian praktik umum.
Ujian praktik pondok ini dirancang untuk mengukur kemampuan santri dalam bidang keagamaan, baik dari segi hafalan, pemahaman, maupun praktik ibadah.
Adapun materi yang diujikan meliputi hafalan Surah As-Sajadah, praktik sholat fardhu, hafalan doa setelah sholat, praktik pidato untuk santri putri, serta khutbah Jumat untuk santri putra.
Sebagai puncak dari rangkaian ujian, para santri juga diuji dalam praktik penyelenggaraan jenazah. Materi ini mencakup tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai dengan syariat Islam.
Kegiatan ini menjadi hal penting karena menuntut pemahaman sekaligus keterampilan praktik secara langsung.
Ujian praktik dibimbing dan diuji oleh para ustaz dan ustazah yang berpengalaman. Di antaranya Ustaz Drs H Supian, Tumirin SPdI, Irham SPdI, Ira Agustina SPdI, Herlina Mardani SHI, Drs H Imran, serta Muhammad Maksum Lc. Para penguji memberikan penilaian secara objektif sekaligus membimbing santri agar dapat menjalankan setiap praktik dengan benar.
Untuk menjaga ketertiban, lokasi pelaksanaan ujian telah diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar kelas 7 dan 8 yang masih berlangsung.
Salah satu penguji, Drs H Supian menyampaikan, “Ujian praktik ini sangat penting untuk memastikan santri tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.”
Dengan dilaksanakanya ujian pondok ini, diharapkan seluruh santri kelas 9 mampu menguasai materi keagamaan secara menyeluruh dan siap mengaplikasikannya di tengah masyarakat.(*)