Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Jumat, 14 Agustus 2026 | 29 Safar 1448 H | Dibaca : 10 Kali
Berbagi Pengalaman dengan Juniornya, Hans Aulia Utama Hasibuan: Jangan Minder Belajar di Pondok
SANTRI SMA Babussalam Pekanbaru giliran pertama bersilaturrahim dengan senior mereka, Bapak Hans Aulia Utama Hasibuan MBA. Terutama santri kelas XII yang sedang mempersiapkan diri untuk lanjut studi ke perguruan tinggi.
Pertemuan yang sangat berharga ini berlangsung di Gedung Serbaguna Haji Ahmad Royan, kompleks pondok. Turut pula hadir Sekretaris Eksekutif Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan Pondok Pesantren Babussalam Khalifah Yunan Helmi SH MKn, Kepala SMA Babussalam Ustadz Salahuddin SAg MPd Gr. CGI, beserta sejumlah guru.
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Eksekutif Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru, Khalifah Yunan Helmi SH MKn. Beliau menyambut hangat kedatangan Pak Hans sekaligus berharap menjadi momentum berharga bagi santri untuk belajar dari pengalaman nyata seorang alumni yang telah berhasil menembus dunia profesional tingkat nasional.
Pesan Emas dari Masa Pesantren Dalam paparan santainya, Pak Hans Aulia Utama Hasibuan banyak bercerita tentang masa-masa beliau mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Babussalam.
Dengan gaya bercerita yang lugas namun menyentuh hati, beliau berbagi pengalaman pribadi tentang bagaimana kehidupan pesantren membentuk karakter dan mentalitasnya hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
"Jangan pernah minder belajar di pondok," pesan beliau lugas. "Satu saat kita akan merasakan manfaatnya. Semua ilmu, disiplin, dan nilai-nilai yang kita pelajari di sini akan menjadi bekal berharga di masa depan."
Beliau menekankan bahwa kesuksesan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh lembaga pendidikan tempat seseorang belajar. Melainkan lebih kepada effort atau usaha yang dilakukan serta doa yang selalu dipanjatkan kepada Allah SWT.
Filosofi BBS: Rumus Sukses Ala Babussalam Salah satu momen paling dinantikan adalah ketika beliau memperkenalkan filosofi "BBS" yang merupakan singkatan dari Babussalam dengan makna mendalam:
"B" pertama: Bermimpi setinggi mungkin. Jangan pernah takut bermimpi besar. Cita-cita setinggi langit adalah awal dari semua pencapaian.
"B" kedua: Berikhtiar dan berusaha. Mimpi tanpa usaha hanyalah khayalan. Kerja keras, disiplin, dan konsistensi adalah kunci mewujudkan impian.
āSā: Serahkan segalanya kepada Allah SWT (Tawakkal). Setelah berusaha maksimal, serahkan hasilnya kepada Allah. Keyakinan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik adalah kekuatan terbesar seorang muslim.
Dukungan dari Pimpinan SMA Babussalam Kepala SMA Babussalam Pekanbaru, Ustadz Salahuddin SAg MPd Gr. CGI memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. "Kegiatan ini sangat menginspirasi sekali, khususnya kepada santri supaya belajar lebih giat dan sungguh-sungguh," ujar beliau.
Beliau menambahkan, "Keberhasilan lebih ditentukan oleh sejauh mana effort atau usaha yang dilakukan untuk mencapai apa yang dicita-citakan. Tentu ini membutuhkan berbagai pengorbanan. Semakin tinggi cita-cita, maka akan semakin besar pula pengorbanan yang diberikan. Semakin tebal tembok yang akan ditembus, maka semakin besar pula kaliber peluru yang akan ditembakkan."
Antusiasme Santri Para santri tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Sesi tanya jawab menjadi momen paling hidup, di mana santri mengajukan pertanyaan seputar strategi belajar, memilih jurusan kuliah, hingga tips menembus dunia kerja di institusi bergengsi seperti Bank Indonesia.
Hans dengan sabar menjawab pertanyaan, memberikan motivasi bahwa setiap santri memiliki potensi yang sama untuk sukses. Asalkan mau berusaha dan tidak pernah berhenti bermimpi.
Sebelum meninggalkan mejelis, Pak Hans berpesan, "Jadilah generasi Babussalam yang tidak hanya hebat secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual. Kombinasi inilah yang akan membawa kalian meraih kesuksesan dunia dan akhirat."
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Khalifah Muhammad Maksum Lc. Dan diakhir dengan sesi foto bersama.
Kunjungan inspiratif ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat baru bagi santri SMA Babussalam Pekanbaru untuk terus berikhtiar, bermimpi tinggi, dan selalu bertawakkal kepada Allah SWT dalam meraih cita-cita mereka.(*)