Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Rabu, 07 Oktober 2026 | 24 Rabiul Akhir 1448 H | Dibaca : 10 Kali
Prof Dr KH Ali Masykur Musa Kunjungi Tuan Guru Syekh H Ismail Royan
BAPAK Prof Dr KH Ali Masykur Musa SH MSi MHum melakukan kunjungan silaturrahim kepada Tuan Guru Syekh H Ismail Royan. Kunjungan tersebut berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, pagi.
Ini merupakan kunjungan sahabat lama yang kemudian menjadi satu keluarga besar. Sebagai saudara satu iman satu tauhid dan juga satu tarekat, Tarekat Naqsabandiyah.
Persahabatan Tuan Guru dan Cak Ali Masykur Musa, panggilan akrab Bapak KH Ali Masykur, berlangsung sejak lama. Ketika Cak Ali masih menjadi anggota DPR RI.
Kini beliau lebih tunak bergerak di jalur dakwah dan pendidikan. Di antaranya selaku Mudir 'Ali Idarah 'Aliyah Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) periode 2025–2030.
Kemudian, Mursyid Thariqah Naqsyabandiyah Khalidiyah, Pengasuh Pondok Pesantren Pasulukan (Condet, Jakarta), dan Guru Besar Politik Pendidikan Islam di Universitas Islam Malang (UNISMA).
Kehadiran beliau di Riau kali ini berkaitan dengan jabatannya sebagai Mudir 'Ali Idarah 'Aliyah JATMAN Pusat.
Mudir 'Ali sebutan untuk ketua umum dalam struktur kepengurusan JATMAN. Idarah ‘Aliyah sebutan untuk pengurus tingkat pusat (nasional).
Bersama beliau juga hadir KH Muhammad Zainal Arifin Ma'shum sebagai Katib 'Ali Idarah 'Aliyah JATMAN. Jabatan ini sama dengan sekretaris jenderal dalam struktur kepengurusan JATMAN Pusat.
Agenda beliau kali ini berkaitan dengan pelantikan pengurus Idarah Wustha dan Idarah Syu'biyyah (JATMAN) Riau. Pengurus tingkat provinsi dan pengurus tingkat kota kabupaten.
Prosesi pelantikan berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026 atau bertepatan dengan 22 Rabiul Akhir 1448 H, malam. Bertempat di Ponpes Nurul Huda Al-Islami Jalan Handayani, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.
Dalam kesempatan itu, digelar pula Haul Ke-887 Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Tarekat Qodiriyah Wa Naqsyabandiyah.
Syekh Abdul Qodir Al-Jailani adalah ulama besar, ahli fikih bermazhab Hambali, dan tokoh sufi terkemuka yang dijuluki Sulthanul Aulia (rajanya para wali). Juga pendiri Tarekat Qadiriyah, salah satu tarekat tasawuf yang paling besar dan tersebar luas di dunia, termasuk di Indonesia.
Beliau lahir pada malam 1 Ramadan 470 H atau 471 H (sekitar tahun 1077–1079 M) di Jailan (Gilan), Tabaristan, Persia (Iran). Wafat pada 9 atau 10 Rabiul Awal 561 H (1166 M) di Baghdad, Irak, pada usia sekitar 91 tahun.(*)