Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Jumat, 29 Agustus 2025 | 5 Rabiul Awwal 1447 H | Dibaca : 4 Kali
Usai Guru, Giliran Santri SMP Babussalam Terlibat Keseruan Lomba Perayaan Kemerdekaan RI
Redaksi
Reporter
Suasana semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di SMP Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru masih berlanjut hingga Selasa, 19 Agustus 2025, pagi. Setelah sehari sebelumnya para guru yang menjadi peserta lomba, kali ini giliran seluruh santri yang unjuk kebolehan dalam berbagai perlombaan seru dan penuh tawa.
Sejak pagi, para santri sudah berkumpul di lapangan dengan antusias. Guru hanya berperan sebagai pengarah dan juri, sementara peserta adalah santri dari berbagai kelas.
Perlombaan pertama yang digelar adalah lari kelereng dalam sendok. Lomba ini diikuti oleh perwakilan kelas putra. Setiap sesi terdiri dari tiga orang yang beradu kecepatan sambil menjaga kelereng tetap berada di atas sendok. Sorak-sorai penonton pecah ketika ada peserta yang kehilangan keseimbangan sehingga kelereng jatuh dan harus kembali ke garis start.
Tidak berhenti di situ, suasana semakin meriah ketika dilanjutkan dengan lomba lari karung pakai helm. Dengan helm menutupi kepala, empat santri per sesi tampak berusaha keras melompat-lompat di dalam karung menuju garis finish.
Gelak tawa dan tepuk tangan bergemuruh setiap kali ada peserta yang terjatuh. Namun kembali bangkit dengan semangat pantang menyerah.
Sementara itu, di lapangan lain, santri putri bertanding bola kasti. Pertandingan ini berlangsung per kelas dengan sistem gugur.
Semangat sportivitas terlihat jelas dari para pemain yang saling berlari, melempar bola, dan berusaha mencetak poin untuk kelasnya. Sorakan teman-teman sekelas semakin membakar semangat mereka. Cuaca yang sedikit mendung justru membuat pertandingan semakin nyaman karena tidak terlalu panas.
Kemeriahan lomba ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempererat ukhuwah di antara para santri. Semangat kebersamaan, kerja sama tim, serta sportivitas terlihat di setiap pertandingan.
Dengan rangkaian lomba yang penuh tawa dan semangat, perayaan kemerdekaan di SMP Pesantren Babussalam tahun ini terasa begitu spesial.
Para santri tidak hanya belajar arti perjuangan melalui buku Sejarah. Akan tetapi juga merasakannya langsung lewat kebersamaan, keceriaan, dan semangat pantang menyerah di lapangan.(*)