Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Rabu, 12 Agustus 2026 | 27 Safar 1448 H | Dibaca : 9 Kali
Psikotes Kelas X SMA Babussalam Pekanbaru
Kolaborasi Strategis untuk Pemetaan Potensi Individu, Harapan Baru bagi Santri
SMA Babussalam Pekanbaru melaksanakan psikotes khusus bagi santri kelas X Tahun Pelajaran 2026/2027. Ini salah satu langkah strategis untuk mengenali potensi terdalam setiap santri sejak dini.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen manajemen SMA dan Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan dalam membangun fondasi pendidikan yang holistik dan personal bagi setiap santri.
Kegiatan psikotes berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan terlaksana melalui kerja sama sinergis dengan Biro Layanan Psikologi Fathinah Pekanbaru, yang dipimpin langsung oleh Direktur Elsetriana MPsi, yang juga psikolog.
Kolaborasi Strategis untuk Pemetaan Potensi Kehadiran tenaga profesional di bidang psikologi ini menjamin bahwa proses asesmen berjalan dengan standar ilmiah yang tinggi. Sehingga hasil yang diperoleh dapat menjadi rujukan akurat dalam pengambilan keputusan pendidikan.
Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Babussalam Pekanbaru, Nurhayati SPd menjelaskan bahwa tujuan utama dari psikotes ini adalah untuk memetakan minat, bakat, serta kemampuan IQ setiap santri secara komprehensif.
“Dengan data yang valid ini, sekolah akan lebih mudah dalam membina dan menyalurkan bakat, cita-cita, serta kemampuan santri sesuai dengan keinginan dan potensi mereka masing-masing,” ujar Nurhayati dengan penuh semangat.
Langkah Permanen untuk Pendidikan Berkarakter Di tempat yang berbeda, Kepala Sekolah SMA Babussalam Pekanbaru, Ustadz Salahuddin SAg MPd Gr. CGI memberikan komentar positif terkait kegiatan ini.
Beliau menegaskan bahwa psikotes bagi kelas X bukanlah kegiatan insidental. Melainkan telah menjadi tahapan permanen yang dilaksanakan sekolah setiap awal tahun pelajaran untuk seluruh santri baru.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenali karakter, kemampuan IQ, dan melakukan pemetaan awal terkait bakat santri. Apakah mereka lebih condong ke bidang sains atau sosial,” jelas Ustadz Salahuddin.
Lebih lanjut, ia berharap hasil pemetaan ini dapat menjadi kompas bagi sekolah dalam mengarahkan santri sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan yang mereka miliki. Sehingga setiap santri dapat berkembang secara optimal di jalur yang paling sesuai dengan diri mereka.
Harapan Baru untuk Santri Babussalam Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan psikotes berlangsung dengan lancar dan tertib. Mencerminkan kesiapan baik dari pihak sekolah maupun antusiasme para santri baru.
Langkah proaktif SMA Babussalam Pekanbaru ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di era modern tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan. Tetapi juga pada pengenalan diri dan pengembangan potensi individu secara personal.
Dengan fondasi pemahaman yang kuat terhadap profil psikologis setiap santri, diharapkan SMA Babussalam Pekanbaru dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. Siap menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri dan arah yang jelas.(*)