Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto: Bapak Hans Aulia Utama Hasibuan MBA (kiri)
Kamis, 13 Agustus 2026 | 28 Safar 1448 H | Dibaca : 9 Kali
Sekilas tentang Hans Aulia Utama Hasibuan MBA, Alumnus Ponpes Babussalam yang Sudah Go International
SELAMA dua hari, Selasa-Rabu 11-12 Agustus 2026, para santri Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru mendapatkan wejangan sekaligus motivasi dari sosok hebat.
Beliau bukan saja alumnus Babussalam. Tapi juga sudah berkiprah di pentas nasional. Bahkan sudah go international.
Hans Aulia Utama Hasibuan MBA, namanya. Beliau merupakan tamatan SMP Babussalam. Masuk tahun 1996, lulus tahun 1999. Kemudian melanjutkan studi di Universitas Indonesia dan berkarier di Bank Indonesia (BI).
Sebenarnya perjumpaan dengan santri Babussalam tidak direncanakan. Awalnya, beliau menjadi jemaah Solat Jumat di Masjid Darussalam, kompleks Ponpes Babussalam. Lalu beliau berjumpa dengan Khalifah Yunan Helmi, Sekretaris Eksekutif Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan selaku pembina Ponpes Babussalam.
Beliau berdua ini sudah kenal lama. Karena teman satu sekolah namun beda satu Angkatan saja. Dari pertemuan itulah, maka Khalifah Yunan Helmi mengajak Pak Hans untuk berbagi pengalaman, memberikan masukan dan motivasi bagi para santri.
Berikut sekilas tentang beliau. Laman LinkedIn menyebut, Pak Hans Aulia Utama Hasibuan adalah seorang praktisi perbankan syariah, peneliti, dan mahasiswa program doktor (S3) Ilmu Ekonomi di International Islamic University Malaysia (IIUM).
Latar Belakang dan Rekam Jejak Karier Pendidikan: Meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari Universitas Indonesia (UI), meraih gelar MBA di International Islamic University Malaysia. Dan kini sedang studi Doctor of Philosophy (S3 Economics) di kampus yang sama.
Karier: Bertugas di Bank Indonesia sebagai pengawas bank umum syariah serta bank perkreditan rakyat syariah (BPRS). Pernah pula menjabat sebagai Assistant Senior Analyst di Departemen Internasional Bank Indonesia.
Organisasi: Aktif menjabat sebagai Ketua Bidang Riset Bank dan Keuangan Islam DPW IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) Malaysia.
Publikasi Ilmiah & Riset Fokus riset beliau berpusat pada ekonomi Islam, instrumen keuangan sosial Islam (Islamic social finance). Lebih khusus lagi pada pengelolaan wakaf produktif dan wakaf uang (cash waqf) untuk pembangunan nasional.
Karya Tulis Ilmiah 1. Cash Waqf Model for Infrastructure Funding in Indonesia: A Conceptual Paper (Maret 2026) – Diterbitkan pada Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH).
Paper konsep ini menawarkan model integrasi wakaf uang sebagai alternatif pendanaan infrastruktur di Indonesia sekaligus mengatasi kendala transparansi dan manajemen nazhir.
2. Productive Waqf for Rural Community Empowerment: A Community-Based Development Perspective (Mei 2026). Dipublikasi di Jurnal Manajemen Bisnis dan Organisasi (JMBO), yang meneliti pemanfaatan wakaf produktif untuk pemberdayaan masyarakat pedesaan.
3. A Proposed Cash Waqf Model for Infrastructure Development in Indonesia. Ini satu kontribusi akademik dalam konferensi/buku bertema Reengineering the Waqf Ecosystem di bawah International Islamic University Malaysia (IIUM).
Aktivitas Profesional & Pengabdian Di samping mengemban tugas dinasnya di institusi Bank Indonesia, beliau aktif berkontribusi di ekosistem akademik dan sosial:
Pembicara & Dosen Tamu: Sering diundang sebagai pemateri dalam forum akademik untuk berbagi keahlian metodologi riset.
Contohnya adalah menjadi pemateri kuliah tamu bertajuk "Implementasi Metode Penelitian Kualitatif pada Disertasi di Malaysia" serta webinar seputar inovasi produk keuangan syariah.
Delegasi Kedinasan: Terlibat langsung dalam program peninjauan lapangan dan penguatan ekonomi daerah dari pihak Bank Indonesia, seperti program kunjungan kerja strategis ke Desa Wisata di NTB.
Kepemimpinan Organisasi: Menakhodai divisi riset perbankan syariah pada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) Malaysia guna menjembatani kolaborasi riset antara akademisi Indonesia di luar negeri dengan industri domestik.
DPW IAEI Malaysia merupakan cabang kepengurusan luar negeri yang dibentuk dan dilantik oleh DPP IAEI pusat di Indonesia. DPW IAEI itu untuk memperkuat sinergi keuangan syariah di kawasan regional.(*)