Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Jumat, 10 Februari 2017 | 13 Jumadil Awwal 1438 H | Dibaca : 2832 Kali
Disepakati, Korem 031 WB Bimbing Santri Babussalam Menuju Akademi Militer
Penulis
Reporter
Keterbukaan dan kehangatan Pondok Pesantren Babussalam menyambut kehadiran Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung beserta rombongan berbuah manis. Ya itulah hasil dari silaturrahim yang digelar pada Rabu, 11 Januari 2016 lalu di Gedung Haji Ahmad Royan, kompleks Pesantren Babussalam.
Selain mendapatkan wasasan baru tentang kebangsaan, hasil manis lainnya adalah terjalinnya kerja sama antara Korem 031 Wirabima dengan Pesantren Babussalam. Kerja sama ini tidak lain karena instruksi langsung dari Pangdam setelah menjawab pertanyaan santri Fikri Abdul Aziz bagaimana caranya bisa masuk akademi militer (Akmil).
Dan pihak Korem 031 Wirabima pun bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Pangdam. Sehari setelah instruksi Pangdam, tepatnya pada Kamis (12/1), pihak Korem 031 WB dan Pesantren Babussalam sudah menyepakati kerjasama berupa sosialisasi dan pelatihan kepada siswa yang berminat menjadi taruna militer.
‘’Korem 031 dan Pesantren Babussalam sudah menyepakati dua poin kerja sama. In Sya Allah pekan depan kita sudah bisa melaksanakan kerja sama tersebut,’’ jelas Drs H Imran Effendy Hasibuan MA selaku Direktur Pendidikan Pesantren Babussalam, pada Jumat, 13 Januari 2016.
Kesepakatan tersebut dihasilkan lewat pembicaraan Kapten Warsono yang mewakili Danrem 031 WB beserta stafnya dengan Imran Effendy Hasibuan yang juga Kepala SMA Babussalam dan jajaran. Kesepakatan pertama adalah pihak Korem memberikan sosialisasi seputar Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Akademis Angkatan Laut (AAL). Sosialisasi ini diberikan kepada santri kelas X, XI dan XII.
Poin kedua adalah pihak Korem memberikan konsultasi psikologi, kesehatan dan pelatih fisik bagi para siswa yang berminat. ‘’Dan dari pendataan yang sudah kita lakukan, ada 68 santri yang berminat. Juga termasuk santriwati,’’ ungkap Ustad Imran yang didampingi wakilnya Ustad Mahfudz Ikhsan.
Diharapkan dengan kerja sama ini, para siswa yang berminat lebih paham dan bisa lebih dini mempersiapkan diri. Sehingga peluang untuk lulus tes bisa lebih besar. Sebelum ini alumni SMA Babussalam sudah ada yang masuk akademi namun beberapa orang saja. Antara lain satu di Akpol dan satu lagi di AAU.
Hasil lainnya adalah Pesantren Babussalam menerima sumbangan 100 kitab Alquran dan 100 bibit durian montong. Sumbangan Alquran diberikan langsung Pangdam kepada Pimpinan Pesantren Babussalam Syekh H Ismail Royan pada hari H usai ceramah Pangdam. Sedang bibit durian menyusul belakangan.(*)
Foto: Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Danrem 031/WB Brigjen TNI Nurendi MSi, Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain, pimpinan Ponpes Babussalam Syekh H Ismail Royan foto bersama jajaran Pesantren Babusalam usai ceramah tentang wawasan kebangsaan.