Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Senin, 10 Juli 2023 | 21 Zulhijjah 1444 H | Dibaca : 671 Kali
Simak Pesan Khatib Drs H Mahfuz Ikhsan Pada Shalat Idul Adha 1444 H
Pada Shalat Idul Adha 1444 H di Masjid Darussalam, kompleks Pondok Pesantren Babussalam, Ustadz Drs H Mahfuz Ikhsan dipercaya menjadi Khatib.
Khatib di antaranya berkata bahwa saat Idul Adha 10 Zulhijjah ada jutaan umat Islam bertafakur di Arafah, mereka melepaskan semua kebesaran, kekuasaan, dan harta yang dimiliki.
Karena mereka ingin kembali kepada Allah subhanallahu wata'ala dalam keadaan tidak berdosa. Dan kembali ke tanah air dalam keadaan mendapatkan haji yang mabrur.
Sementara umat muslim di sini jangan berkecil hati. Karena masih ada kesempatan, satu saat nanti akan diberikan jalan oleh Allah subhanallahu wata'ala untuk ke tanah suci.
Lalu Ustadz Mahfuz pun menukilkan kisah perintah Allah kepada Nabi Ibrahim alaihis salam agar memanggil manusia untuk melakukan ibadah haji. Perintah tersebut terjadi setelah Nabi Ibrahim alaihis salam dan Nabi Ismail alaihis salam selesai membangun kembali Ka'bah.
Nabi Ibrahim alaihis salam pun merasa keheranan sebab tak ada manusia lain di sekitar Ka'bah selain mereka bertiga. Beliau sendiri, sang istri Siti Hajar dan putra semata wayang, Nabi Ismail alaihis salam.
Lalu Allah pun mengatakan bahwa tugas Nabi Ibrahim hanya menyerukan untuk berhaji kepada manusia. Sedang mendatangkan manusia untuk berhaji adalah hak Allah subhanallahu wata'ala.
"Maka terlihat oleh kita bahwa sesungguhnya tidak yang mustahil bagi Allah subhanallahu wata'ala. Di padang pasir yang tandus, orang-orang datang berbondong-bondong dari segala penjuru untuk melakukan ibadah haji," lanjut Khatib.
Dan itu pulalah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad sholallahu alaihi wasallam, para sahabat dan pengikut. Itulah ibadah haji pertama sekaligus wada' alias haji terakhir baginda Nabi.
Saat haji wada' itu pula turun ayat yang menyatakan Islam sudah sempurna. Sebagian arti dari Surah Al-Maidah ayat 3 itu adalah "Pada hari ini telah Ku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku ridhai Islam itu jadi agama bagimu."
Pada saat itu Nabi Muhammad sholallahu alaihi wasallam pun menyampaikan banyak pesan. Di antaranya;
"Saudara-saudara! Bahwasannya darah kamu dan harta-benda kamu sekalian adalah suci buat kamu, seperti hari ini dan bulan ini yang suci sampai datang masanya kamu sekalian menghadap Tuhan. Dan pasti kamu akan menghadap Tuhan; pada waktu itu kamu dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatanmu. Ya, saya sudah menyampaikan ini!"
"Wahai Manusia sekalian! Dengarkan kata-kataku ini dan perhatikan! Kamu akan mengerti, bahwa setiap Muslim saudara Muslim yang lain, dan bahwa Muslimin semua bersaudara. Seseorang tidak dibenarkan (mengambil sesuatu) dari saudaranya, kecuali jika dengan senang hati diberikan kepadanya. Janganlah kamu menganiaya diri sendiri."
Maka dari itu, Khatib mengajak jamaah Shalat Id agar menjaga persaudaraan kita. Bahwa sesungguhnya umat Islam akan kuat jika bersatu. Tidak berpecah belah oleh situasi dan kondisi.
Juga mengingatkan pesan Nabi SAW agar menjaga amanah karena itu akan dipertanggungjawabkan.(*)