img
Agenda Kegiatan
Fans Page

856 Peserta Ziarah Wisata dan Latansa Dilepas ke Berbagai Daerah

Dibaca: 2517 kali  Rabu,18 Desember 2013 | 10:20:00 WIB
856 Peserta Ziarah Wisata dan Latansa Dilepas ke Berbagai Daerah



PEKANBARU-Sebanyak 856 peserta Ziarah Wisata dan Latansa tahun 2013 secara resmi dilepas keberangkatannya ke Sumatera
Utara, Sumatera Barat, Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru dan Markas Paskhas Pulanggeni 462 TNI AU oleh Ketua Yayasan Syech Abdul Wahab Rokan, Syech Haji Ismail Royan, Rabu 18 Desember 2013.
  

    Ziarah wisata dan latansa ini merupakan agenda tahunan yang sudah rutin digelar Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru setiap tahunnya, menjelang liburan tengah semester santriwan dan santriwati tingkat SMP dan SMA.


    Kegiatan ini menarik minat santri dan santriwan di lingkungan pondok untuk menimba ilmu pengatahuan dan pengalaman di luar lingkungan pesantren. Ini terbukti pada setiap tahunnya, peserta ziarah dan Latansa terus ramai diikuti para santri.


    Khususnya Latansa (latihan ketahanan santri), mereka mengenakan seragam loreng dan diangkut kendaraan militer layaknya anggota TNI yang siap membela Tanah Air dari kependudukan penjajah.


    Peserta Latansa ini juga paling banyak diikuti santriwan dan santriwati yang mencapai sekitar 200 orang. Kesemua peserta Latansa akan diajarkan disiplin, Bhineka Tungal Ika, NKRI, mencintai TNI/Polri dan Tanah Air.  


    Adapun rombongan ziarah wisata, mereka akan dikenalkan dengan alam dan kehidupan masyarakat di berbagai daerah yang
berbeda budaya dan agama. Dengan pengenalan ini diharapkan santri dan santriwan semakin bertambah wawasannya dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara.

    Sementara itu, Ketua Yayasan dalam amanatnya mengingatkan agar perjalanan ziarah wisata dan latansa ini diniatkan ibadah kepada Allah SWT. "Mudah-mudahan perjalanan mulai berangkat sampai kembali ke pesantren ada dalam keselamatan dari
Allah SWT," ungkapnya.

    Kepada para pembina, ketua yayasan berpesan untuk tidak lalai mengingatkan santriwan dan santriwati untuk menunaikan ibadah-ibadah wajib. "Jagalah persatuan dan kesatuan, jaga akhlak dan jaga waktu salat," ungkapnya lagi.***
    
 

Tulis Komentar
Berita Terkait