img
Agenda Kegiatan
Fans Page

Santri SMP Babussalam Berziarah ke Makam Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus

Dibaca: 138 kali  Kamis,09 April 2020 | 03:22:00 WIB
Santri SMP Babussalam Berziarah ke Makam Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus Tuan Guru Syekh H Ismail Royan, ustadz pembina bes
Sebanyak 72 santri kelas VIII SMP Babussalam mengikuti Ziarah, Studi dan Wisata ke Jakarta dan Bandung pada 9-12 Maret 2020. Selain guru pendamping juga turut menemani Tuan Guru Syekh H Ismail Royan, pimpinan Pondok Pesanten Babussalam.

Di hari pertama sampai di ibu kota Jakarta, rombongan langsung berziarah ke masjid dan makam keramat yang terletak di Jakarta Utara. Namanya Masjid Jami Keramat Luar Batang atau populer dengan sebutan Masjid Luar Batang. Ini merupakan tempat ibadah bersejarah yang terletak di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Masjid Luar Batang yang terletak di Jalan Luar Batang, Gang V No. 1, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara ini, banyak didatangi ribuan peziarah setiap hari. Dalam kompleks masjid itu terdapat ruang makam keramat Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus dan asistennya, seorang keturunan Tionghoa bernama Habib Abdul Kadir.

Seperti dikutip dari okezone.com, sejarah berdirinya kompleks keramat itu berawal dari kedatangan seorang pemuda tampan berasal dari Jazirah Arab, tepatnya di daerah Hadhramaut, Yaman Selatan. Ia datang ke Batavia pada 1736 masehi atau awal abad ke-18. Pemuda yang dilahirkan dalam keadaan yatim itu hijrah ke Batavia melalui Pelabuhan Sunda Kelapa. Pada saat itu Pelabuhan Sunda Kelapa termasuk Bandar yang paling ramai di Pulau Jawa.

Di kawasan berawa dan terdapat banyak pohon bakau, terletak di bagian barat Sunda Kelapa yang berbentuk teluk itulah, dibangun surau (musala) oleh Al-Habib Husen sebagai tempat beribadah dan bershalawat.

Di tempat itulah, ia menyiarkan agama Islam dan banyak penduduk yang datang untuk mohon doa. Pada suatu malam Al-Habib dikejutkan seorang pendatang, dengan pakaiannya basah kuyup mohon pertolongan dari kejaran tentara VOC. Dia adalah tawanan dari sebuah kapal dagang Tionghoa yang akan dikenakan hukuman mati.

foto-bersama-di-masjid-luar-batang-ok

Menjelang tengah hari datanglah pasukan berkuda VOC. Mereka berusaha mengejar tawanan tersebut dan merampasnya dari tangan Habib Husein. Dengan tegar Habib membela tawanan itu.

Akhirnya warga Tionghoa itu terbebas dan masuk ajaran agama Islam. Bahkan ia menjadi asisten Habib Husein dalam menegakkan agama Islam. Suatu ketika pemerintah VOC sempat menahan Habib Husein dan pengikutnya di Glodok Kota. Alasannya, pemerintah Belanda khawatir kegiatan syiar agama Habib dapat mengganggu ketertiban. Belakangan akhirnya dibebaskan bahkan pemerintah Belanda minta maaf atas penahanan itu.

Namun ada suatu keajaiban saat Habib Husein yang ditahan di ruang khusus dengan ukuran kecil dan sempit terpisah dengan pengikutnya yang berada di ruang besar. Namun, setiap Subuh penjaga tahanan melihat Habib berada di ruang besar menjadi imam salat di tahanan tersebut.

Semasa hidup Habib Husein belum pernah menikah. Sampai akhir hayatnya pada Kamis, 17 Ramadan 1169 Hijriah atau bertepatan dengan 27 Juni 1756 masehi dalam usia kurang lebih 30-40 tahun.

Ketika itu pemerintah Belanda melarang jenazah Habib Husein dikuburkan di tempat tinggalnya dan mengharuskan orang asing dikuburkan di Tanah Abang. Tetapi sudah tiga kali bolak balik mengusung kurung batang ke kuburan Tanah Abang, tetapi kurung batang yang semula ada jenazah Habib Husein, sampai di kuburan kurung batangnya kosong.

Ternyata jenazah Habib kembali ke tempat tinggalnya semula. Sehingga pengusung kurung batang memutuskan untuk menguburkan Habib Husein di tempat tinggalnya yang menjadi ciri khusus "Kampung Baru Luar Batang" atau sekarang dikenal dengan nama Kampung Luar Batang.(*)

Tulis Komentar
Berita Terkait
  • Selasa,21 Februari 2017 - 10:48:00 WIB

    indah dan nyamannya uks sd babussalam

    indah dan nyamannya uks sd babussalam UKS di SD Babussalam Pekanbaru terdapat di lantai dasar gedung depan SD. Kondisinya bisa dibilang sangat memadai. Selain luas juga menyediakan lima tempat tidur dengan kasur busanya. Tampilannya jug
  • Rabu,06 Mei 2015 - 01:54:00 WIB

    pak polisi antusias lihat peragaan dua karateka babussalam

    pak polisi antusias lihat peragaan dua karateka babussalam Penampilan dua karateka SD Babussalam mendapat sambutan dari petugas kepolisian dari Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau. Kehadiran bapak-bapak dari kepolisian pada Senin, 4 Mei 2015 pagi
  • Kamis,27 Februari 2020 - 11:03:00 WIB

    sisi lain seorang ahy, ramah dan supel

    sisi lain seorang ahy, ramah dan supel Barangkali ini menjadi sisi lain seorang AHY. Selaim ramah juga supel. Ini terlihat di sesi ramah tamah bersama keluarga besar Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan. Di Rumah Hijau. Usai makan siang. ''Si
  • Minggu,01 Mei 2016 - 06:03:00 WIB

    santri babussalam ziarah ke makam habib nuh, pembawa islam ke singapura

    santri babussalam ziarah ke makam habib nuh, pembawa islam ke singapura Sejumlah santri dan ustad Pondok Pesantren Babussalam sedang berpose dengan latar belakang Makam Habib Nuh yang megah. Habib Nuh adalah pembawa dan pengembang agama Islam di negara kota Singapura.