Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Rabu, 19 Januari 2022 | 15 Jumadil Akhir 1443 H | Dibaca : 1188 Kali
Kunjungi Ponpes Babussalam, Pak Danrem 031/WB Berharap Wawasan Kebangsaan Jadi Pelajaran Sekolah
Penulis
Reporter
Jumat, 14 Januari 2022, Bapak Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Muhammad Syech Ismed SE MHan hadir di Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru. Itu merupakan kunjungan perdana Pak Danrem yang sudah dua tahun menjabat sebagai pimpinan tertinggi TNI AD di Provinsi Riau ini.
Pada kesempatan itu, salah satu agenda Pak Danrem adalah memberikan kuliah umum tentang wawasan kebangsaan di depan ratusan santri SMP Babussalam, majelis guru dan para mursyid/khalifah Thariqat Naqsabandiyah Khalidiyah Riau.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut mantan Gubernur Riau H. Saleh Djasit. Dan sebagai tuan rumah, Tuan Guru Syekh H Ismail Royan langsung menyambut kedua tokoh masyarakat Riau itu.
Pak Danrem berpendapat pendidikan tentang wawasan kebangsaan perlu diberikan kepada anak sekolah di semua tingkatan. Dan hal itu sudah pula diusulkan beliau kepada Gubernur Riau.
"Pada Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) kemarin, saya menyampaikan kepada gubernur agar materi wawasan kebangsaan ini juga bisa diberikan di dalam kurikulum sekolah. Dan ini mungkin menjadi pertimbangan bagi gubernur," ungkap Pak Danrem.
"Materi wawasan kebangsaan dan bela negara ini adalah materi yang perlu diberikan sebagai pencerahan kepada anak-anak sekolah. Agar mereka lebih mencintai terhadap negaranya yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak terpengaruh dengan hal-hal yang negatif," cakap Pak Danrem lagi.
Apalagi di zaman digitalisasi ini, lanjut beliau, wawasan kebangsaan sangat perlu disampaikan temasuk juga kepada santri di pesantren. Di zaman ini tantangan semakin kompleks seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Jika tidak bisa memanfaatkannya dengan baik maka akan menjadi ancaman bagi integrasi bangsa.
Sementara itu, Tuan Guru Syekh Haji Ismail Royan mengatakan saat ini seluruh santri dan guru-guru yang ada di Ponpes Babussalam sudah divaksin.
"Meski kita semua sudah divaksin, namun protokol kesehatan ketat tetap dijalankan di Ponpes ini. Bahkan kita sudah hampir dua tahun tidak menerima tamu. Jadi acara hari ini adalah acara perdana. Mudah-mudahan membawa berkah bagi kita semua," sebutnya.
Tuan Guru juga menyampaikan sejak dulu Ponpes Babussalam memang sudah dekat dengan TNI. Danrem yang saat itu dekat dan bisa dibilang pertama kali masuk ke Ponpes Babussalam sekitar tahun 2000-an adalah Mazni Harun.
"Dan alhamdulillah setelah itu hampir semua Danrem silaturahim di Ponpes Babussalam hingga kini," ungkapnya.(*)