Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Sabtu, 11 Juli 2026 | 25 Muharram 1448 H | Dibaca : 14 Kali
“Ahlan wa Sahlan wa Marhaban” bagi Santri Baru Pondok Pesantren Babussalam
SABTU ini, 11 Juli 2026, menjadi hari pertama secara resmi santri baru Pondok Pesantren Babussalam menginjakkan kakinya di sekolah pilihan. Suasana penuh harap dan semangat mewarnai kehadiran santri, khusus kelas X SMA Babussalam Pekanbaru.
Sejak Sabtu pagi, panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menyambut para santri dengan hangat. Momen itu akan menandai dibukanya tahun pelajaran 2026/2027 di lingkungan pesantren.
Kepala SMA Babussalam, Ustadz Salahuddin SAg MPd tak lupa menyapa. “Ahlah wa sahlan wa marhaban bagi santri Pondok Pesantren Babussalam. Terkhusus bagi santri kelas X beserta para wali santri yang mendampingi,” ujar beliau.
Secara harfiah, kalimat "Ahlan wa sahlan wa marhaban" bermakna "Selamat datang". Namun secara mendalam, frasa ini mengandung pesan penerimaan yang sangat hangat dari tuan rumah untuk tamunya.
Berikut adalah rincian maknanya: Ahlan wa Sahlan: Berasal dari kata ahl (keluarga) dan sahl (mudah/dataran rendah). Artinya: "Anggaplah kami seperti keluarga sendiri, dan segala urusan Anda akan kami permudah di sini."
Marhaban: Berasal dari kata rahb (lapang/luas). Artinya: "Anda berada di tempat yang lapang dan luas, sehingga dapat beristirahat dengan tenang tanpa merasa terbebani."
“Insya Allah besok, Ahad 12 Juli 2026, seluruh santri dan orang tua/wali akan menghadiri agenda Open House yang akan bergabung dengan santri baru dari TK, SD, dan SMP Babussalam,” lanjut Ustaz Salahuddin.
Rangkaian agenda yang telah disiapkan mencakup Open House sebagai ajang silaturrahim antarkeluarga santri dan pengenalan lingkungan pendidikan pesantren secara menyeluruh.
Setelah acara Open House, seluruh santri baru akan mengikuti kegiatan MPLS yang dirancang untuk memperkenalkan nilai-nilai keagamaan, kebiasaan pondok, sekaligus program akademik di tiap-tiap jenjang.
Sementara itu, orang tua dan wali akan mengikuti acara ramah tamah bersama pihak sekolah di unit masing-masing.
Panitia menegaskan pentingnya peran serta orang tua/wali dalam mendukung proses adaptasi santri baru. Kegiatan ramah tamah memberikan kesempatan bagi keluarga untuk berdialog langsung dengan pendidik dan pengurus. Sehingga tercipta sinergi dalam mendampingi perkembangan anak selama menuntut ilmu.
Seluruh pihak berharap rangkaian kegiatan penerimaan ini berjalan lancar dan membawa berkah bagi santri, keluarga, dan lembaga.
“Doa menjadi harapan yang menguatkan niat untuk memulai perjalanan pendidikan dengan baik. Semoga saja seluruh rangkaian agenda berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan tentunya. Amiin yaa rabbal aalamiin,” harap Ustadz Salahuddin.
Dengan semangat kebersamaan dan niat yang baik, SMA Babussalam Pekanbaru membuka lembaran baru bagi santri baru yang siap menimba ilmu agama dan pengetahuan umum. Sekaligus menguatkan akhlak sebagai bekal menuju masa depan.(*)