Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Di Pesantren Babussalam perayaan Idul Adha menjadi sangat berbeda dibanding Idul Fitri. Suasana ramai, semarak dan gembira dari penghuni pondok sangat terlihat. Jelas berbeda sekali dengan Idul Fitri yang sepi.
Jelas beda karena para santri tidak pulang ke kampung ataupun rumah masing-masing. Ya jadilah mereka aktor dan aktris kesemarakan seperti di Hari Raya Qurban 1437 H/2016 M kali ini. Terutama bagi para santriwati yang tampil dengan busana-busana yang indak dan menarik. Para keluarga santripun pun datang berkunjung melepas rindu.
Raya Qurban kali ini Pesantren Babussalam mengurbankan 1 kerbau, 14 sapi, dan 2 kambing. Hewan-hewan ini merupakan qurban dari pimpinan Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan, keluarga besar serta para santri/orang tua santri mulai dari TK hingga SMA.
Menurut Rahmat Kurniawan, selaku ketua panitia/bendahara yayasan, kali ini cukup banyak para wali santri yang ikut berqurban. Ia mengatakan ada sekitar 30 wali/santri yang berqurban di Babussalam.
Di Babussalam, nilai nominal untuk satu orang yang berqurban pun tergolong murah. Masing-masing peserta qurban hanya dikenai biaya Rp1.850.000 per orang.
Pemotongan hewan qurban dilakukan pada tepat pada hari H, Senin, 10 Zulhijjah 1437 H/ 12 September 2016 M. Prosesi tersebut digelar di lapangan sepakbola, bagian belakang kompleks pesantren.
Semua berkumpul di sini termasuk ketua yayasan, Tuan Guru Syekh H Ismail Royan beserta keluarga. Tak ketinggalan pula para wali murid yang berqurban, para santri serta para ustad/ustazah/karyawan yang bertindak sebagai panitia qurban.
Di sini juga terlihat berbaurnya para santri/santriwati bersama guru-guru mereka. Ini tidak lain karena para santri pun dilibatkan menjadi panitia qurban.
Sekitar pukul 14.00 WIB perhelatan ini pun mendekati ujungnya. Saat ratusan bungkus daging kurban mulai bisa dibagaikan kepada penerima yang sudah menunggu.(*)
Foto: Tuan Guru Syekh H Ismail Royan (tengah) beserta panitia qurban foto bersama (foto by Yunan).