Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan yang saat ini dipimpin oleh Syekh Haji Ismail Royan, didirikan pada tanggal 21 November 1979 yang bertepatan dengan tanggal 1 Muharram 1400 H.
Kontak Kami
Jalan HR.Soebrantas No.62 Pekanbaru, Riau
(0761) 6700646
pesantrenbabussalam@gmail.com
Teks foto:
Rabu, 15 Juli 2026 | 29 Muharram 1448 H | Dibaca : 5 Kali
Tuan Guru Sambut Kehadiran Santri Baru beserta Orang Tua pada Acara Open House atau Ta'aruf 2026
PONDOK Pesantren Babussalam Pekanbaru menggelar acara Open House (Ta'aruf) Santri Baru Tahun Pelajaran 2026/2026. Sambutan selamat datang ini diberikan untuk santri baru dari TK, SD, SMP dan SMA beserta orang tua santri.
Kegiatan berlangsung pada Ahad, 12 Juli 2026 pagi bertempat di Gedung Serbaguna Haji Ahmad Royan. Tuan Guru Syekh H Ismail Royan dan Umi Hj Yuyun Suhaira turut hadir beserta para kepala sekolah masing-masing unit.
Ratusan siswa baru tersebut hadir dengan pakaian putih hitam plus peci. Pada kesempatan itu hadir pula perwakilan wali santri yang dipercayakan kepada Bapak Suhaidi MPd, orang tua dari Khairil Umam.
Para santri, terutama dari SMP dan SMA berasal dari berbagai kota kabupaten di Riau. Mereka yang hadir bersama keluarga masing-masing tampak antusias mengikuti acara perkenalan tersebut.
Open House atau Ta'aruf ini merupakan agenda rutin tahunan guna menyambut santri baru. Diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi yang dibawakan Fadhil Rafi Athallah santri Kelas IX SMP Babussalam.
Pada kesempatan ini, dilakukan seremoni serah terima santri baru dari perwakilan orang tua kepada Tuan Guru sebagai pimpinan Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan sekaligus pimpinan ponpes.
Ada satu mata acara lagi yang tak kalah pentingnya. Yakni acara ramah tamah para orang tua santri dengan kepala sekolah dan majelis guru masing-masing unit pendidikan.
Untuk santri baru SMP berlangsung di teras dan halaman Gedung Haji Ahmad Royan. Sementara untuk unit SMA di Perpustakaan Imam Syafi'i, serta SD dan TK di fasilitas masing-masing.
Selain memperkenalkan pimpinan dan majelis guru, ramah tamah ini dimanfaatkan pula untuk sosialisasi berbagai aturan dan kebiasaan yang perlu dipahami orang tua santri. Sekaligus menjadi ruang tanya jawab bagi pihak sekolah dengan wali santri bertujuan membangun silaturrahim yang saling menguatkan.(*)